24 Produsen Pesawat Mejeng di Singapore Airshow
Pameran penerbangan akbar Singapore Airshow 2012 menjadi ajang pamer dari pabrikan pesawat internasional. Tercatat kurang lebih sebanyak 24 pabrikan pesawat internasional mejeng di pameran yang digelar di dekat bandara internasional Changi tersebut.
Pantauan detikFinance di Singapore Airshow 2012, Singapura, Rabu (15/2/2012) pabrikan asal Perancis, Airbus memajang tipe A-330 MRTT dan Airbus ACJ-318.
Selain itu pabrikan Kanada, Bombardier menawarkan 4 tipe pesawat komersil yang salah satunya CRJ-1000. PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) akan mengumumkan kesepakatan membeli 18 pesawat jet komersil keluaran produsen pesawat Kanada tersebut.
Pabrikan Amerika sendiri, Boeing menghadirkan B-787 Dreamliner dengan kapasitas 280 penumpang. Singapore Airlines menjadi maskapai pertama yang memesan pesawat tersebut.
Selain pesawat, ada juga perlengkapan militer dan persenjataan lengkap dipamerkan. Sejumlah kesepakatan yang sudah diperoleh pada awal pagelaran yang dimulai Selasa (14/2/2012) adalah antara Raytheon Corp dan Boeing Co. Keduanya menyepakati transaksi untuk sistem radar pada 8 unit pesawat P-81 yang dijual pada Angkatan Laut India.
India menandatangani kesepakatan dengan Boeing untuk 8 pesawat P-81 senilai US$ 2,1 miliar pada tahun 2009. Pesawat pertama dijadwalkan akan dikirimkan ke India pada tahun ini.
Nah, transaksi terbesar untuk jenis pesawat komersial dicatat oleh Lion Air dan Boeing. Maskapai Indonesia itu sepakat membeli 230 pesawat komersial Boeing senilai US$ 22,4 miliar.
Penandatangan kontak pengadaan pesawat tipe 737 itu dilakukan oleh Rusdi Kirana selaku Direktur Utama Lion Air dengan Dr. Dinesh A. Keskar selaku Vice President Sales, Asia-Pacific and India, dalam hal ini mewakili Boeing Company.
Penandatanganan tersebut juga disaksikan langsung oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara Bapak Herry Bakti S. Gumay.
Pesawat yang akan diadakan tersebut terdiri dari 29 pesawat tipe 737-900ER dan 201 pesawat tipe 737 MAX yang merupakan tipe terbaru dari pesawat 737 series. Pesawat 737 MAX adalah merupakan pengembangan dari 737 series baik dari segi teknologi pesawat maupun dari segi efisiensi biaya operasionalnya.
Pesawat 737 MAX dibangun dan dibuat berdasarkan kekuatan atau keberhasilan pemasaran pesawat 737 Next Generation.
Pesawat tersebut dibuat berdasarkan penggabungan teknologi terbaru di bidang penerbangan yang disertai dengan perbaikan lain untuk memberikan tingkat efisiensi yang maksimal untuk semua level, kehandalan, kenyamanan dan daya tarik untuk penumpang.
Sebanyak 29 pesawat tipe 737-900ER merupakan penambahan dari 178 yang telah dipesan dan saat ini telah dioperasikan sebanyak 57 pesawat. Hingga akhir tahun 2012 jumlahnya akan mencapai 79 pesawat.
Dengan demikian hingga akhir tahun ini Lion Air akan mengoperasikan 89 (delapan puluh sembilan) pesawat. Pesawat Boeing 737 MAX akan mulai diterima dan dioperasikan oleh Lion Air pada tahun 2017.
(Detik Finance)
Berita Terkait
Komentar Terakhir
- memang SOTOY orang ini,bukan
4 days 12 hours ago - semua itu sudah mempunyai
1 week 1 hour ago - Pertama2, yg menerbangkan
1 week 6 hours ago - SOk TAHU orang ini....!
1 week 1 day ago - Kaltim adalah propinsi
1 week 4 days ago - Bangga terhadap Indonesia,
2 weeks 5 hours ago - Hello
Penerbangan Terlambat
2 weeks 3 days ago - Kepada
Yth Bapak/Ibuk
2 weeks 4 days ago - Lho....katanya gratis....
3 weeks 1 day ago - Hahahaha.........pada
3 weeks 3 days ago








Comments
Post new comment