DomestikHighlight

Aksi Penyusupan Roda Garuda Terbukti Terencana

Aksi penyusupan Mario Stevan Ambarita di pesawat Garuda Indonesaia GA177 PKU-CGK, Selasa (7/4) terbukti terencana, pengakuan itu di didapat oleh pelaku setelah satu tahun mempelajari bandara ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Suprasetyo.

Pelaku yang berusia 22 tahun itu sudah mempelajari yang bersangkutan dengan bandara, sebelum kejadian selasa kemarin ternyata pada 15 Maret 2015 lalu Mario pernah mencoba masuk ke Bandara Kualanamu, Medan tetapai ia gagal masuk karena pengamanan dan pengawasan yang ketat.
Hingga akhirnya pelaku mempelajari dan mencari celah tentang Bandara Sultan Syarif Kasim II selama satu minggu.

“Setelah mempelajari tentang situasi Bandara Sultan Syarif Kasim II, pelaku mempelajari penerbangan tujuan Jakarta dengan target Garuda Indonesia, Batik Air dan Citilink, tetapi pelaku mengutamakan maskapai Garuda Indonesia melihat dari segi keamanan dan yang terbaik, ujarnya”

Hingga selasa Mario menuju Bandara Sultan Syarif Kasim II dan berhasil masuk ke sisi udara pada pukul 10.30. Mario sudah mendeteksi nomor penerbangan dan waktu pesawat menuju Jakarta tersebut.

“Kemudian dia sudah menemukan, targetnya adalah Garuda dan dia masuk ke sisi udara dengan melompat pagar dari atau dekat kargo kira-kira 300 meter, di ujung runway melihat pesawat Garuda yang akan lepas landas, pada saat pesawat memasuki landasan ancang dan berbelok 17 derajat, Mario mencoba mendekati, namun terhantam “jet blast” dan terpental, Dia bangun lagi dan menunggu pesawat sejajar dengan runway, lari lagi, masuk belakang dan naik roda pesawat utama (main gear), dan di dalam ada ruang kira-kira selebar kursi dan dia berhasil duduk dan terbang hingga Cengkareng ”. (*/Azizah)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker