DomestikHighlight

Bagasi Saya Terbang Sediri Meninggalkan Saya

 

Pada hari Kamis 30 Juni 2016, saya mendapat yang “sangat tidak nyaman” di Bandar Udara Soekarno-Hatta Cengkareng. Permasalahan saya yang Pertama adalah saya ditinggal oleh maskapai Lion Air dikarenakan saya masuk terlambat ke waiting room. Saya sudah check in jam 08.45 dan mendapat boarding pass. Di boarding passyang terlampir jadwal penerbangan pesawat Lion Air JT-588 adalah 10:10 dengan waktu boarding time adalah 09:30. Saya hadir ke waiting room pada pukul 09:35, mereka bilang saya sudah ditinggal karena early boarding. Dikarenakan masalah tersebut saya diharuskan untuk mengurus tiket pengganti. Saya berdebat, telat Cuma 5 menit dari waktu yang tertulis di boarding time sangat tidak masuk akal ditolak,tentu juga bilang bilang ke mereka pasti mereka akan mencari bagasi check-in saya untuk dikeluarkan sebelum saya ditinggal. Akhirnya petugas check-in baru mengkonfirmasi bahwa koper saya AKAN diinfokan untuk dikeluarkan (jika tidak saya beritahu, mereka tidak akan notice saya mempunyai check-in baggage). Kemudian saya ingin bertemu Station Manager untuk proses mengenai keterlambatan saya. Masalah Kedua dan menurut saya SANGAT FATAL dan BERBAHAYA adalah ketika saya sedang mengurus tiket pengganti yang diurus oleh Station Manager Bapak Elvis. Untuk penerbangan pada pukul 13:25 dan saya meminta bagasi saya, tetapi mereka mengatakan BAGASI CHECK-IN saya IKUT TERBANG DENGAN PENERBANGAN SEBELUMNYA yang KATANYA sudah terbang tanpa saya (saat itu pukul 09:50 dan pesawat jelas-jelas belum terbang karena jam 10:01 di TV masih LAST CALL). Kemudian saya protes ke salah satu staff mereka (bukan Bapak Elvis, saya lupa namanya) “Mana bagasi saya ? kok tidak dikeluarkan ?”. Mereka mengatakan bahwa mereka tidak mengeluarkan karena meminimalisir keterlambatan. Langsung saya skak “Andameminimalisir keterlambatan tetapi bermain dengan keamanan dan keselamatanpenerbangan !. Saya tahu aturan, anda tidak boleh membawa bagasi check-in tanpa ownernya”. Dan dia hanya menjawab “Info itu sudah saya sampaikan ke ground akan mereka keep”. Setelah saya mendapat tiket untuk penerbangan jam 13:25, saya disuruh untuk meminta bagasi ke bagian lost and found kedatangan tetapi di konfirmasi oleh bagian Lost and Found Lion Air Terminal 1A Bandar Udara Soekarno-Hatta atas nama Bapak Firdaus bahwa bagasi saya sudah dibawa terbang. Hal ini tentu melanggar aturan keselamatan dan keamanan penerbangan internasionalyang dimana belajar dari pengalaman penerbangan Air India 182 pada tahun 1985 dimana tersangka teroris check-in koper berisi bahan peledak tanpa ikut serta terbang. Yang tentu hal itu tidak ingin diulangi lagi di dunia penerbangan internasional. Andaikata saya bermaksud jahat, pada saat ini sudah beberapa ratus jiwa yang melayang karena kelalaian dari petugas Lion Air. Saat ini merupakan musim mudik bersamaan dengan maraknya terror bom di area penerbangan (Airport Turki seperti contoh terbaru). Tentu hal-hal yang berpeluang untuk tindakan teroris seperti ini harus dicegah. Sebagai tambahan informasi, PARA GROUND STAFF LION AIR TIDAK MENGENAKAN BADGE ID PENGENAL di lingkungan Airport yang seharusnya area steril, mereka hanya mengenakan label nama tanpa ada keterangan jabatan, nomor ID dan lain-lain. Apakah hal ini legal ? Jujur saya menjahitkan baju staff Lion Air  kemudian berlagak seperti petugas ground mereka. Safety is Everyone Responsibility

Nb :  Saya ditinggal pesawat gara-gara boarding lebih awal tidak saya salahkan, toh saya juga teledor telat 5 menit. Yang saya permasalahan disini adalah bagaimana maskapai membawa bagasi tanpa penumpang yang jelas-jelas melanggar aturan DAN SUDAH SAYA INGATKAN (entah IATA atau ICAO, saya lupa).

Tags

Related Articles

1 thought on “Bagasi Saya Terbang Sediri Meninggalkan Saya”

  1. Pengalaman serupa juga pernah saya rasakan pak. Sudah chek in malah ditinggal terbang. No final called malah!!. Padahal saya duduk elok di waiting room. Ketika mengantri di gate, pihak lion air blg pesawat sudah terbang. Saya hendak terbang ke lombok dari medan, dan transit di surabaya. Bagasi saya juga terbang tanpa saya. Mereka blg ambil saja di lombok bagasi sudah pasti sampai ke lombok. Karena saya terbang utk tujuan honeymoon, jd mereka pikir saya pasti terbang dan mencari tiket pengganti, bukan membatalkan penerbangan. Keesokan hari nya di lombok, saya mencari bagasi saya. Ternyata tidak ada! Saya ulangi, tidak ada! Saya kehilangan kesabaran dan marah kepada petugas lost and found, jalan keluar dr mereka tinggal kan saja no hp dan hotel tempat saya menginap. Nanti akan di kabari bila bagasi saya sudah ditemukan. Sungguh sangat mengecewakan. Saya yg niat nya ke lombok utk honeymoon malah dibuat susah dan merugi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker