HighlightInternasional

Bandara Di Sri Lanka Dipakai Untuk Menyimpan Beras

Satu bandara kontroversial yang dibangun mantan presiden Sri Lanka, Mahinda Rajapaksa, kini juga dijadikan sebagai gudang beras.

Pemerintah mengatakan beras itu akan disimpan di salah satu terminal kargo di bandara itu sehingga menghasilkan pemasukan kepada bandar lewat sewa sekitar US$6.000 atau sekitar Rp84 juta per bulan.

Bandara Internasional Mattala Rajapaksa itu dibangun di daerah asal presiden, Hambantota, yang terletak sekitar 250 km dari ibu kota Kolombo dan dibuka dua tahun lalu.

Namun karena berada di kawasan yang kaya dengan satwa liar, bandara tersebut menjadi terkenal karena sering terjadinya tabrakan antara pesawat dengan burung-burung.

Saat ini hanya satu maskapai penerbangan murah, Fly Dubai, yang menggunakannya.

“Satu terminal kargo dilepas ke Badan Pemasaran Beras milik negara untuk menyimpan beras dari panen di kawasn Hambantota,” seperti dikatakan seorang pejabat bandara yang tidak mau disebutkan namanya kepada kantor berita AFP.

Maskapai penerbangan nasional Sri Lanka sempat mendapat perintah dari Presiden Rajapaksa, ketika masih berkuasa, untuk mendarat di bandara yang dibangun dengan biaya US$120 juta itu namun setelah ia kalah dalam pemilu Januari 2015, penerbangan ke bandara itu dihentikan.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker