DomestikHot NewsNews

Bangun Bandara Internasional, NTT Butuh Lahan 500 Hektare

Infopenerbangan,- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) membutuhkan lahan seluas 500 hektare untuk bisa membangun bandara berstandar internasional sebagai pengalihan Bandara El Tari yang saat ini sudah menjadi bandara khusus dikelola TNI AU.

“Lahan tersebut sedang dalam penjajakan pemerintah dan berada di kawasan wilayah Kabupaten Kupang,” kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTT di Kupang, Sabtu (27/5).

Ia menjelaskan, bandara sipil berskala internasional yang dibangun itu bukan dalam konteks memindahkan bandara El Tari yang dipakai selama ini. Melainkan pemerintah hendak membangun bandara baru, karena bandara El Tari Kupang merupakan bandara militer

Pemerintah Propinsi NTT selalu lakukan negosiasi dengan beberapa yang memiliki tempat di lokasi Kabupaten kupang untuk dapat memperoleh perjanjian atas pengalihan tempat nanti. Pemerintah mempunyai satu diantara pilihan tempat di Kelurahan Oebelo, Kabupaten Kupang, yang dari segi luasan begitu penuhi prasyarat yang diperlukan.

Negosiasi pembebasan tengah dikerjakan dengan pemiliknya termasuk juga mengurai masalah berkaitan pemakaian tempat yang masih tetap dalam status manfaat usaha oleh beberapa pihak yang lain.

Saat ini, Propinsi NTT telah memiliki 15 bandara teratur untuk didarati pesawat yang melayani penerbangan perintis ataupun komersil. Bandara paling akhir yang di bangun serta siap digunakan yaitu Bandara Kabir, di Pulau Pantar, Kabupaten Alor. Dengan hal tersebut, di Kabupaten Alor ada dua bandara, yaitu Bandara Mali di dekat Kota Kalabahi. (*/NP)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker