DomestikHighlight

Beredar, Curahan Hati Seorang Pilot Lion Air

Persoalan yang membelit tubuh Lion Group hingga saat ini di kalangan penerbangan terus menjadi viral utama media sosial. Terlebih, peristiwa beberapa waktu lalu saat manajemen Lion Group sebagai induk usaha maskapai Lion Air merumahkan puluhan pilotnya karena terlibat mogok kerja 10 Mei lalu.

Baru-baru ini, infopenerbangan memperoleh dokumen percakapan di sebuah aplikasi dalam jaringan yang berisi mengenai curahan hati seorang pilot Lion Air yang nasibnya, berdasarkan tulisan di dokumen tersebut, diperlakukan tak adil.

Berikut infopenerbangan coba tampilkan isi curahan hati pilot Lion Air tersebut.

Curahan hati seorang pilot Lion Air pada 24 Mei 2016 (nama dirahasiakan).

Salam Pilot Indonesia.

Saya Pilot di lion air. Tulisan saya ini hanyalah curahan hati saya sebagai penerbang di Indonesia.

Saat ini status saya dirumahkan. Yg mungkin berkaitan dengan aksi spontan pilot lion air di tanggal 10 Mei kemaren. Kenapa saya bilang mungkin, karena tanggal 10 itu saya status libur (RDO), tetapi ya benar saya adalah salah satu badan pengurus APLG (asosiasi pilot lion). Jadi kemungkinan besar saya dirumahkan bersama 74 pilot lain berhubungan dengan aksi tersebut.

Saat ini kondisi aktual yg ada di lapangan, satu per satu pilot yg dirumahkan datang ke kantor lion dan bertemu dengan seorang Captain (entah apa jabatan beliau, tetapi beliau berhasil meyakinkan diri sebagai orang kepercayaan Rusdi Kirana) dan HANYA lewat beliau lah status dirumahkan ini bisa lepas. Dengan syarat, membawa istri / orang tua / keluarga, untuk menanda tangani pernyataan bersalah karena melakukan aksi, keluar dari APLG, membuat statement di grup APLG untuk mengajak teman2 yg lain untuk tidak mengikuti APLG, dan tidak akan mengulangi aksi tersebut.

SEBEGITU NISTA NYA KAH KAMI? Karena kami berjuang untuk perbaikan?

Karena doktrin2 dan kekuatan perusahaan, kami menjadi sangat amat lemah, banyak teman2 kami yg dulunya seperjuangan dengan kami, akhirnya memilih diam. Diam karena takut, diam tetapi menangis dalam hatinya, diam karena terintimidasi.

Inikah gambaran penerbang yg kita banggakan?

Maaf saya harus tulis ini, karena setiap hari saya menangis melihat kawan2 saya diinjak, dilemahkan, diintimidasi. Saya menangis. Saya menangis. Saya menangis.

#saveindonesianpilot

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker