Tanpa Paspor dan Tiket, Bocah 11 Tahun Terbang ke Roma
Seorang bocah laki-laki berusia 11 tahun, tanpa paspor dan tanpa tiket pesawat serta boarding pass, bisa terbang menggunakan pesawat Jet2.com dari Manchester, Inggris ke Roma, Italia.
Ini suatu yang tak lazim dan sangat serius, dan kami harus mencari tahu bagaimana hal ini bisa terjadi.
Pihak berwajib kini sedang menyelindiki bagaimana bocah ini bisa lolos sampai ke pesawat. Kondisi ini memprihatinkan pihak keamanan Inggris yang sedang berjaga menghadapi pesta akbar olahraga Olimpiade London akhir bulan Juli ini.
Kantor berita AP, Rabu (25/7/2012), mengutip pejabat Bandara Manchester dan pihak perusahaan penerbangan Jet2.com menegaskan, mereka kini lagi menyelidiki bagaimana bocah yang tak disebutkan namanya itu bisa terbang bebas ke Roma tanpa terdeteksi.
Kehadiran bocah ini baru diketahui awak kabin pesawat saat penerbangan. “Ini suatu yang tak lazim dan sangat serius, dan kami harus mencari tahu bagaimana hal ini bisa terjadi,” ujar Menteri Transportasi Inggris Justine Greening.
Tidak lazim karena terjadi pada hari Selasa kemarin di tengah penjagaan keamanan yang super ketat berkaiatan dengan pelaksanaan Olimpiade.
Harian The Manchester Evening mengutip Sarah Swayne, seorang penumpang yang ikut dalam penerbangan pulang bersama sang bocah menegaskan, bocah tadi tidak memperlihatkan reaksi serius dengan apa yang telah dilakukannya.
“Dia hanya duduk dan bercerita bagaimana dia ingin lari dari rumahnya,” ujar Swayne.
“Dia terlihat santai, tak bersalah, dan tak ambil pusing atas begitu seriusnya dampak yang dilakukan dengan situasi keamanan sekarang ini,” tambahnya.
Sejumlah sumber staf keamanan yang tak bersedia mengungkapkan namanya menyebutkan, sejumlah pekerja penerbangan diskors menyusul insiden ini. “Ini secara teknis bukan urusan keamanan,” ujar Russell Craig, jububicara Bandara Manchester kepada BBC.
“Bocah ini tidak menimbulkan ancaman pada pesawat. Dia hanya lolos dari proses keamanan,” ujarnya.
Menurut Craiq, dari rekaman CCTV diketahui bocah ini bergabung dengan sejumlah keluarga yang juga penumpang, dan masuk saat situasi bandara sedang sibuk. Bocah ini kemudian masuk bersama ke dalam ruangan pemberangkatan dan lolos sampai ke pesawat.
“Jelas tidak ada pemeriksaan saksama atas dokumen perjalanan penumpang di gerbang keamanan dan gerbang pemberangkatan (boarding),” ujar pihak berwajib.
Menurut perusahaan penerbangan Jet2.com, bocah berusia 11 tahun yang menimbulkan heboh ini sudah kembali ke Manchester dan berkumpul dengan keluarganya.
(Kompas)

Belum ada komentar.