Hot NewsInternasionalNews

Boeing: Permintaan Pesawat di Asia Tenggara Naik Pada 20 Tahun Mendatang

Infopenerbangan,- Boeing Co, salah satu produsen pesawat terbesar di dunia, memprediksi permintaan pesawat terbang oleh negara di Asia Tenggara naik menjadi 4.210 unit dengan nilai 650 miliar dolar AS atau sekitar Rp 8.645 triliun (kurs Rp 13.300), atau naik sebanyak 460 pesawat untuk 20 tahun mendatang.

Di tahun sebelumnya, Boeing memprediksi permintaan pesawat terbang oleh negara-negara di Asia Tenggara pada 20 tahun mendatang sebesar 6,2% senilai 550 miliar dolar AS atau sekitar Rp 7.315 triliun. Adapun kenaikan perkiraan permintaan itu lantaran pertumbuhan lalu lintas penerbangan tahunan juga tumbuh 6,2%.

“Melihat negara seperti Vietnam, Thailand, dan Indonesia, di sana infrastruktur harus tumbuh dan akan tumbuh. Penerbangan adalah sumber terbesar bagi negara-negara ini, sumber terbesar untuk memindahkan orang dan barang,” ujar Wakil Presiden Boeing untuk penjualan Asia-Pasifik dan India, Dinesh Keskar seperti dilansir dari Reuters.

Keskar mengatakan, porsi pesawat-pesawat berbadan sempit seperti Boeing 737 MAX dan Airbus SE A320 akan mencapai 70 persen dari pengiriman armada baru karena sebagian besar perjalanan di wilayah ini akan lebih banyak perjalanan jarak pendek.

Namun, angka perkiraan permintaan yang dikeluarkan Boeing tidak termasuk pengiriman armada baru ke Myanmar, Kamboja, atau Laos yang sektor penerbangannya masih kurang berkembang dibandingkan negara seperti Thailand dan Vietnam.

Boeing memperkirakan permintaan pesawat baru secara global akan mencapai 41.030 pesawat selama 20 tahun mendatang.

Perusahaan ini melihat lonjakan permintaan akan paling banyak dari Asia Tenggara, tapi belum memberikan rincian untuk setiap wilayah di dunia.

Asia Tenggara, pasar di mana maskapai penerbangan berbiaya rendah seperti Lion Air dari Indonesia, Vietjet dari Vietnam, dan AirAsia dari Malaysia tumbuh dengan cepat, semakin berperan penting untuk pertumbuhan bisnis Boeing dan Airbus seiring dengan semakin jenuhnya pasar Amerika dan Eropa dengan pertumbuhan yang sangat rendah. (*/NP)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker