Hot NewsInternasionalNews

British Airways Keluarkan Penumpang Penderita Kanker Dari Penerbangan

Infopenerbangan,- Sepertinya kasus pengusiran penumpang pada pesawat tak pernah berhenti terjadi dalam beberapa minggu ini. Masih segar dalam ingatan United Airlines yang menyeret penumpangnya dengan kekerasan, hingga yang belum lama ini terjadi seorang penumpang Delta Airlines dikeluarkan karena pergi ke Toilet. Kali ini Maskapai penerbangan asal Inggris, British Airways dilaporkan mengusir seorang penumpang yang diketahui menderita penyakit kanker dan diabetes.

Sebagaimana dilansir dari Daily Mail, Kamis (27/4/2017), seorang penumpang pria bernama Kwame Bantu diusir setelah terbang selama 14 jam menuju Jamaika. Pria berusia 65 tahun itu diturunkan di pulau Portugis di Samudera Atlantik. Bantu mengaku dirinya diusir setelah mencoba pindah tempat duduk.

Kejadian bermula ketika Bantu mencoba pindah tempat duduk kekursi kelas bisnis untuk dapat meluruskan kakinya. Ia mengaku merasa pusing dan kakinya mulai membengkak akibat duduk terlalu lama. Namun, ia justru mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan dari kru pesawat.

Ia mengatakan, dirinya dikepung oleh enam awak kabin BA dan kemudian mengikat tangan dan kakinya di kursi. Pihak British Airways sebelumnya menyebutkan bahwa Bantu melawan petugas sehingga terpaksa diturunkan di Pulau Terceira, Portugal.

Bantu yang diborgol oleh petugas maskapai
Bantu yang diborgol oleh petugas maskapai

Namun, sebuah rekaman video yang kemudian diunggah MailOnline menunjukkan bahwa pria ini tidak melawan petugas.

Setelah terjadi pertengkaran antara awak kabin dan pria itu, pesawat kemudian mendarat darurat di Portugal dan mengeluarkan pria itu dengan tangan diborgol dan ditutupi selimut.

“Saya hanya mencoba mendapatkan tempat untuk meregangkan kaki saya,” katanya dalam wawancara dengan DailyMail. “Tapi tidak ada yang membantu saya. Mereka menolak untuk mendengarkan penyakit saya dan apa yang saya alami. Saya diperlakukan seperti budak.”

Joy Stoney, seorang pengusaha dari Yorkshire, Inggris, juga diturunkan dari pesawat itu karena berusaha membantu Bantu. Ia menceritakan perlakuan kasar Bantu yang meminta izin pergi ke toilet dan memohon ikatannya dibuka.

Staf kabin tersebut berteriak,”Saya tidak akan menyentuh tali pengikatnya.”

“Pelayan menyuruhnya untuk buang air besar di tempat duduknya,” kata Stoney.

Mereka juga menolak memberinya makanan yang layak. Mereka hanya memberinya roti dan secangkir kecil air.”kata Stoney.

“Saya benar-benar dipermalukan, hak asasi saya telah diambil. Saya bahkan tidak memiliki energi untuk melawan mereka karena tekanan darah saya akan semakin tinggi,” kata Bantu.

British Airways telah menjadi maskapai penerbangan terbaru yang mendapat kecaman dalam beberapa pekan terakhir. (*/NP)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker