DomestikHot News

Garuda Indonesia Masih Hentikan Penerbangan Dari dan Ke Lombok

Dengan dikeluarkannya “Notice to Airmen (NOTAM) Nomor B2715/15” oleh otoritas Bandara setempat yang menyatakan Bandara Internasional Lombok diperpanjang penutupannya hingga besok, Minggu (08/11) akibat dampak dari erupsi Gunung Rinjani, Lombok, Garuda Indonesia hentikan penerbangan dari dan ke Lombok.

Melalui rilis yang dikeluarkan Vice President Corporate Communication Garuda Indonesia, Benny S. Butarbutar kepada media, mengatakan seluruh penerbangan Garuda Indonesia dari dan menuju Lombok sampai saat ini masih kami hentikan sampai hari Minggu (08/11).

“Sampai saat ini Gunung Rinjani masih mengeluarkan debu vulkanik, dan pergerakan arah debu Vulkaniknya pun masih belum stabil antara ke arah Selatan atau barat”, ujar Benny.

“Meskipun status Gunung Rinjani belum normal, sejak hari Kamis malam (05/11) hingga hari ini, Sabtu (07/11), penerbangan Garuda Indonesia dari dan ke Denpasar serta Banyuwangi telah beroperasi dengan normal. Ada sebanyak 31 penerbangan Garuda Indonesia yang telah kami laksanakan menyusul telah dibukanya Bandara Ngurah Rai dan Bandara Blimbingsari tersebut,” tambah Benny.

Garuda Indonesia akan terus memantau perkembangan situasi dan kondisi dari erupsi Gunung Rinjani tersebut, khususnya Bandara Internasional Lombok yang sampai hari ini hingga besok masih ditutup.

Sejak penutupan beberapa Bandara oleh karena dampak dari erupsi Gunung Rinjani dari hari Selasa (03/11) lalu hingga sampai hari ini, Sabtu (07/11), Garuda Indonesia telah membatalkan sebanyak 279 penerbangan dari dan menuju Denpasar, Banyuwangi dan Lombok. Maka Garuda mengimbau para penumpang untuk tidak menuju Bandara dan melakukan perubahan reservasi melalui call center Garuda sampai dengan pemberitahuan bahwa Bandara Internasional Lombok akan beroperasi kembali.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker