DomestikHot NewsNews

Hadi Tjahyono, Penerbang AU Disetujui DPR Jadi Pangab

Infopenerbangan,- Seperti yang dilansir situs resmi DPR, Komisi I DPR RI telah melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai calon Panglima TNI. Dalam uji kelayakan dan kepatutan itu, Komisi I DPR mendengarkan visi dan misi serta melakukan pendalaman terhadap calon Panglima TNI tersebut.

“Setelah melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan serta pandangan dari seluruh fraksi dan Anggota Komisi I DPR, maka Komisi I DPR memberikan persetujuan kepada Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menjadi Panglima TNI,” kata Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari saat memberikan keterangan pers di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (6/12/2017).

Kharis menambahkan seluruh anggota komisi I DPR menilai Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memiliki rekam jejak yang mumpuni sebagai Kepala Staf TNI AU dan memenuhi syarat serta memiliki kecakapan dalam mengemban tugas sebagai Panglima TNI.

Menanggapi disetujuinya menjadi Panglima TNI, Hadi menyampaikan rasa syukurnya. “Proses uji kelayakan dan kepatutan yang dilaksanakan dari siang sampai sore hari ini, sesuai dengan tahapan. Mulai dari paparan visi dan misi, kemudian menyampaikan kebijakan dan strategi, dan dilanjutkan pandangan fraksi-fraksi dapat berjalan dengan baik. Syukur alhamdulilah, berkat doa semuanya,” tuturnya.

Untuk sekedar diketahui, Hadi lahir di Malang pada 8 November 1963, Ia merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) pada 1986 dan memulai karir menjadi penerbang pesawat angkut Casa 212 Skadron Udara 4, Lanud Abdulrahman Saleh, Malang dan kemudian pindah menjadi penerbang PC-6 Pilatus di Satuan Udara Pertanian (Satudtani).

Sebelum menjabat sebagai panglima TNI, Hadi pernah menjabat berbagai posisi penting seperti menjadi Kepala Seksi Latihan Skadron 4 Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh pada tahun 1993, kemudian pada tahun 1996 Ia menjabat sebagai Komandan Flight Ops A Flightlat Skuadron Udara 32 Wing 2 Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh.

Tidak hanya disitu saja pada tahun 1997, Ia memimpin pendidikan penerbang sebagai Komandan Flight Skuadron Didik 101 Pangkalan Udara (Lanud) Adi Soemarno, kemudian tahun 1998 Hadi menjadi Kepala Seksi Bingadiksis Dispers Lanud Adi Soemarno. Selanjutnya, pada tahun yang sama, Ia menjabat sebagai Komandan Batalyon III Menchandra Akademi TNI.

Hadi juga pernah menjadi Instruktur Penerbangan Lanud Adi Sucipto pada tahun 1999 dan pada tahun 2000 dipercaya menjadi Kepala Seksi Keamanan dan Pertahanan Pangkalan Dinas Operasi Lanud Adi Sucipto. Satu tahun kemudian Hadi menjabat sebagai Komandan Satuan Udara Pertanian Komando Operasi Angkatan Udara I.

Pada tahun 2004, Ia menjabat sebagai Kepala Departemen Operasi Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara lalu tahun 2006 Ia menjadi Kepala Dinas Personel Lanud Abdulrachman Saleh yang kemudian terpilih sebagai Kepala Sub Dinas Administrasi Prajurit Dinas Administrasi Persatuan Angkatan Udara pada tahun 2007.

Ia juga menjadi Komandan Pangkalan Udara Adisutjipto pada tahun 2010 lalu kemudian pada tahun 2012 Ia terpilih menjadi Perwira Bantuan I/Rencana Operasi TNI dan Sekretaris Militer Kementerian Sekretaris Negara. Tepat dua tahun kemudian yaitu pada tahun 2014, Hadi berpangkat Kolonel dan dipercaya menjadi Direktur Operasi dan Latihan Badan SAR Nasional.

Ia juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Militer Presiden Jokowi dan pangkatnya naik menjadi Marsekal Muda pada tahun 2015 yang kemudian pada tahun 2016 dilantik menjadi Irjen Kementerian Pertahanan hingga pada tahun 2017 Hadi dilantik menjadi KASAU. (*/NP)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker