Infopenerbangan,- Otoritas Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) mengumumkan bahwa Bahrain dan Uni Emirat Arab sepakat untuk membuka koridor penerbangan bagi maskapai Qatar Airways.

ICAO dan berbagai negara Timur Tengah telah bekerja untuk memastikan akses yang adil di wilayah udara bagi pesawat yang terdaftar di Qatar sejak sanksi bagi Qatar diumumkan pada 5 Juni, ujar juru bicara ICAO Anthony Philbin.

Dilansir drai dailymail, “Beberapa ketersediaan rute udara yang ada sudah dijamin, dan beberapa rute sementara yang baru juga telah dikembangkan, termasuk melalui wilayah udara Bahrain dan Uni Emirat Arab, katanya kepada AFP.  

Qatar menghadapi krisis politik terburuk mereka saat empat negara Timur Tengah melakukan blokade terhadap Doha karena menuding negara tersebut mendukung gerakan kelompok ekstremis. Adapun sanksi yang diberlakukan oleh Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab dan Mesir itu mencakup larangan bagi Qatar untuk menggunakan pelabuhan dan wilayah udara blok tersebut.

Atas krisis yang dihadapi Qatar, maka Dewan Eksekutif ICAO mengadakan sesi luar biasa di kantor pusatnya di Montreal, Kanada, untuk meninjau ulang berkas teknis Qatar mengenai dampak negatif blokade udara negara-negara tetangga pada keamanan penerbangan udara.(*/NP)

 

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here