DomestikHighlightHot NewsNewsUncategorized

Indonesia Butuh 4000 Pilot hingga Tahun 2019, Benarkah?

Infopenerbangan.com, Gembar gembor Indonesia kekurangan pilot sudah dirasakan sejak beberapa tahun lalu. Para remaja lulusan SMA pun berbondong-bondong mendaftarkan dirinya untuk di training menjadi seorang pilot yang berlisensi CPL+IR. Biaya training yang tergolong mahal pun dirasa tidak memberatkan untuk gaji yang selangit. Namun, tak ada yang bisa menjanjikan untuk mendapatkan pekerjaan semudah membalikkan telapak tangan.

Di Indonesia terdapat 23 sekolah penerbang yang sedikitnya meluluskan 20 hingga 30 siswa pertahun. Jika dijumlahkan dalam satu tahun terdapat setidaknya 700 siswa lulusan pilot abinitio.

Menurut informasi yang didapat Infopenerbangan.com, maskapai penerbangan nasional terbesar Garuda Indonesia membutuhkan 80 pilot pertahun. Diperkirakan angka ini akan menurun kedepannya, bisa diartikan juga kebutuhan pilot akan berkurang. Hal tersebut menjadi pokok permasalahan pemerintah.

Sampai berita ini diturunkan, Infopenerbangan.com belum mendapatkan penjelasan dari pihak Kementrian Perhubungan dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) dalam menanggapi permasalahan tersebut.

Saat ini terdapat 900 lebih pilot yang belum mendapat pekerjaan. Untuk mengisi waktu senggang sembari menunggu panggilan test di maskapai, banyak diantara mereka yang memilih pekerjaan lain yang kenyataannya tidak sesuai dengan profesi yang sudah menghabiskan biaya training hampir 1 Miliar itu. (fd)

Related Articles

1 thought on “Indonesia Butuh 4000 Pilot hingga Tahun 2019, Benarkah?”

  1. Apa yang membuat 900 lulusan sekolah pilot itu belum mendapat pekerjaan? Mengingat kebutuhan pilot itu tinggi (katanya).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker