Highlight

Indonesia Rencanakan Bikin “Kuburan” Pesawat

Berdasarkan catatan yang dimiliki pemerintah ada sekitar 1.025 pesawat hingga helikopter beroperasi di Indonesia. Jumlah itu akan terus bertambah, seiring meningkatnya jumlah penumpang angkutan udara.

Berjalanannya waktu tentu mesin pesawat memiliki umur, dan dalam periode tertentu pesawat itu nantinya akan berhenti beroperasi. Hal itu tentunya akan menjadi pekerjaan rumah jika pesawat-pesawat itu tidak memiliki tempat khusus saat mereka “pensiun”.

Bila ditampung di bandara, maka persoalan akan muncul seperti di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang. Saat ini ada sekitar 40 pesawat yang parkirnya kelamaan, sehingga memenuhi area parkir dan mengganggu pengembangan Bandar udara.

Berangkat dari itu, pemerintah membuka opsi membuat penampungan atau ‘kuburan’ pesawat raksasa. Kuburan tersebut akan menampung atau menjadi peristirahatan terakhir untuk pesawat tua, yang telah habis usia teknisnya hingga pesawat bermasalah.

“Sekarang belum, tapi 10 tahun lagi mungkin kita butuh (kuburan pesawat),” kata Direktur Angkutan Udara Kementerian Perhubungan, Mohamad Alwi seperti dikutip dari detikFinance.

Untuk lokasi, Alwi belum dapat menunjukkan. Konsep kuburan khusus pesawat untuk pesawat yang memasuki masa pensiun, telah berjalan di Amerika Serikat (AS). Negara ini memiliki kuburan pesawat raksasa yang berlokasi di Arizona, California hingga New Mexico.

DIa melanjutkan, di AS, kuburan pesawat dinilai sangat perlu, karena jumlah pesawat sangat tinggi sehingga diperlukan lokasi untuk menampung pesawat yang sudah tidak terpakai. “AS pesawatnya ada 220.000. Sehingga wajar punya kuburan pesawat,” ujarnya.

Terkait wacana membangun kuburan pesawat, Alwi menilai diperlukan pembangunan infrastruktur hingga lahan seperti layaknya sebuah bandara.

“Pesawat yang parkir (di kuburan pesawat Arizona) sudah kayak pasar mobil. Di sana ada fasilitas runwayjuga,” tuturnya. (*/Fjn)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker