DomestikHot NewsNews

Ini Kelebihan Aplikasi Chronos Yang Dipakai AirNav

Infopenerbangan — Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia melakukan sejumlah persiapan menghadapi pelaksanaan angkutan udara Natal 2017 dan Tahun Baru 2018. Sejumlah persiapan dilakukan untuk mendukung pelayanan navigasi tetap maksimal di masa liburan panjang tersebut, salah satunya adalah dengan mengoptimalisasikan slot time penerbangangan di seluruh kantor pelayanan.

Biasanya, pergerakan pesawat pada masa pelaksanaan angkutan Natal dan Tahun baru di sejumlah Bandar udara (bandara) di Indonesia kerap mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan hari biasa.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, AirNav Indonesia terus melakukan penyempurnaan untuk mengoptimalkan mekanisme pengajuan slot time yang dilakukan, salah satunya adalah dengan sistem aplikasi CHRONOS yang merupakan sistem aplikasi real slot yang dibuat oleh AirNav Indonesia. Sistem ini telah dilengkapi dengan Flight Approval (ijin rute) dan kini telah dikembangkan peningkatan kualitasnya, dengan mengintegrasikannya terkait ijin rute, data E-Flight Plan, data cuaca dari BMKG, serta data surveillance.

Direktur Utama AirNav Indonesia Novie Riyanto menjelaskan, CHRONOS berfungsi sebagai Sumber Informasi bagi Unit Pelaksana Koordinasi Slot (UPKS) terkait Ijin Rute dan Flight Approval yang telah diterbitkan oleh Direktorat Angkutan Udara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

“Aplikasi ini dapat memonitor penggunaan slot yang telah diterbitkan baik berupa Ijin Rute maupun Flight Approval dan sebagai alat bantu (tools) evaluasi dan pelaporan penggunaan slot time di 35 (tiga puluh lima) bandar udara terkoordinasi,” ujar Novie, Jumat (15/12).

Melalui sistem CHRONOS, imbuh Novie Riyanto, cukup banyak manfaat yang didapat airlines selaku pengguna jasa yaitu sebagai pengaturan distribusi kepadatan penerbangan guna menghindari delay yang berkepanjangan yang disebabkan over capacity pada suatu periode waktu di 35 bandar udara terkoordinasi (coordinated airports), Menjaga keseimbangan antara demand dan capacity baik di airport maupun di ruang udara, dan Meningkatkan keselamatan operasi penerbangan dengan cara menjaga tingkat kepadatan operasional penerbangan tidak melebihi kapasitas.

Tidak hanya menyiapkan sistem, selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru, AirNav Indonesia juga menyiagakan SDM dengan membuka Posko Terpadu Monitoring Layanan Navigasi selama 24 jam nonstop setiap hari, mulai 18 Desember 2017 hingga 8 Januari 2018. Sejumlah tugas mandatori yang dijalankan adalah untuk memastikan seluruh peralatan dan fasilitas navigasi seperti radar, alat komunikasi, maupun sarana bantu navigasi lainnya dapat berfungsi dengan baik.  (Eky Fajrin)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker