DomestikHighlight

Kemenhub Minta Kontraktor Bangun Ulang Hanggar yang Ambruk

Ambruknya hangar proyek pembangunan hanggar balai besar kalibrasi di Bandar udara Sultan Hasanudin, Makassar beberapa waktu lalu tentunya masih menyisakan duka yang mendalam bagi keluarga lima korban yang tewas dalam peristiwa tersebut.

Namun demikian Kementerian Perhubungan meminta kontraktor yang mengerjakan proyek pembangunan hanggar yang ambruk pada Senin (9/4) lalu untuk membangun ulang hanggar dengan standar yang sesuai. Staf Khusus Menteri Perhubungan Hadi M. Djuraid menjelaskan, permintaan ini bersama dengan poin lain yang diajukan kepada kontraktor yaitu tuntutan untuk bertanggung jawab terhadap hak-hak korban.

Djuraid mengatakan, kontraktor yang mengerjakan hanggar, dalam hal ini adalah PT Line Romulauli Raya dan PT Nurjaya Nusantara, memiliki kewajiban untuk membangun ulang hanggar. “Toh belum ada penyerahan dan belum finishing,” ujar Djuraid, Rabu (11/3).

Kontraktor, lanjut Djuraid, harus membangun ulang hanggar sampai dengan kondisi terakhir sebelum ambruk.

Djuraid mengatakan, proyek pembangunan hanggar ini semestinya selesai pada Desember 2014 lalu. Nilai investasinya sendiri sebesar Rp46,24 miliar. Namun, inspeksi pada Desember 2014 menunjukkan pembagunan hanggar baru selesai 76,75 persen.

Karena belum selesai, Djuraid melanjutkan, dilakukan adendum dengan memberikan penambahan waktu selama 50 hari agar selesai 100 persen. Penambahan waktu ini mengharuskan kontraktor menyelesaikan maksimal 18 Februari 2015 lalu.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker