DomestikHighlightHot News

Menhub : Insiden Mabuknya TP Menjadi Pelajaran Berarti

Infopenerbangan.com, -Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan pertemuan tertutup sekira 1,5 jam dengan sejumlah stakeholder transportasi udara di kantor Otoritas Bandara Wilayah I Bandara Soekarno-Hatta. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memutuskan untuk mencabut lisensi terbang eks pilot maskapai Citilink berinisial TP yang mabuk saat akan menerbangkan Pesawat Citilink QG 800 Surabaya-Jakarta.

“Insiden mabuknya TP menjadi pelajaran besar untuk sektor transportasi udara. Untuk itu, hasil rapat sore ini dengan Kepala Otoritas Bandara, Direktur Utama (Dirut) AirNav, para Dirut Airlines, Dirut Angkasa Pura I dan Dirut Angkasa Pura II menjadi dasar perbaikan sisi pelayanan sektor transportasi udara,” jelas Budi Karya Sumadi.

www.infopenerbangan.com
www.infopenerbangan.com

Ia menambahkan bahwa pihaknya telah menemukan sejumlah airline yang tidak memenuhi prosedur, dan oleh karenanya pihaknya telah memberikan surat teguran dan memberikan waktu 1 bulan untuk memperbaiki. Namun saat ditanya lebih jauh maskapai apa saja ia enggan untuk menyebutkannya.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Arman Depari mengatakan bahwa Capt Tekad Purna sedang diperiksa urine, darah dan rambutnya di Laboratorium BNN, Jakarta. Hasil pemeriksaan Laboratorium tersebut keluar pada tiga hari kedepan.

“Kami akan melakukan pemeriksaan urine, darah dan rambut di samping itu kami akan melakukan assesment kesehatan dan psikis pemeriksaan selama tiga hari. Sekarang yang bersangkutan dalam pengawasan,” ungkapnya.

Sementara itu, pengamat Penerbangan Alvin Lie, seperti diwartakan okezone mengatakan atas kejadian itu maskapai Citilink kebobolan terhadap pilot yang bermasalah. Selain itu, lanjut Alvin, pilot tersebut mampu menembus keamanan bandara yang berlapis-lapis. Bandara dalam hal ini menurutnya juga lalai. (*/Rf)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker