DomestikHighlight

Proflight Berharap Ekspor Pilot Lulusannya

Berlokasi di hotel Swiss-Belin Kemayoran sebanyak 12 siswa Proflgiht pilot school angkatan ke-3 mengikuti prosesi wisuda, Jakarta, Senin (15/06). Diawali dengan penghormatan kepada 12 siswa oleh para juniornya saat memasuki ruang wisuda, para wisudawan tampak melangkah tegap maju dengan rasa bangga yang terpancar dari wajah mereka.

Awalnya angkatan ini berjumlah 20 orang namun karena satu dan lain hal yang melanjutkan pendidikan dan berhasil mewujudkan mimpinya berjumlah
12 orang.

Kepala sekolah Proflight Pilot School Capt. M Rafdi Samin mengungkapkan hal itu, ia menjelaskan dalam kata sambutannya kami memang mendapatkan beberapa kendala, khususnya area training, sehingga agak mundur dari waktu semula, untuk itu kepada para orangtua kami mohon maaf.

Saat ini jumlah total siswa yang tengah menempuh pendidikan di salah satu sekolah penerbang ternama ini mencapai 60 orang, “ saya ucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak atas kepercayaannya dan tak lupa kepada semua pihak yang telah terlibat dalam pendidikan ini,” terang Rafdi.

Lebih lanjut ia mengatakan selamat kepada para wisudawan, kedepan kompetitif akan semakin ketat. Berdasarkan data kebutuhan pilot pertahunnya mencapai 800 orang pertahunnya. “Dalam hal itu syukur-syukur kita (Proflight) dapat mengekspor para pilot, tidak hanya TKI. Harapan kami lainnya yakni untuk pajak barang mewah dapat dihilangkan, dan adanya pengurangan perijinan birokrasi yang berlapis sehingga dapat mengurangi beban sekolah swasta yang ingin ikut berperan menyiapkan pilot handal Indonesia,” paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, Perwakilan Dirjen Perhubungan Udara Dedy Suparli selaku Kasubdit Operasi Pesawat Udara DKUPPU mengatakan pertumbuhan armada pesawat yang semakin tinggi menciptakan kebutuhan pilot yang juga semakin tinggi. Dalam sambutannya ia menjelaskan kepada para calon penerbang untuk selalu berpegang teguh pada prinsip dan aturan yang berlaku.

Salah seorang calon penerbang yang sat itu akan diswisuda Muhammad Topan Sidiq mengungkapkan perasannya, “dalam menjalani pendidikan dan pelatihan ini banyak suka dan dukanya yang kami alami, tapi kami sadar semua itu bertujuan untuk menjadikan kami sebagai penerbang yang handal. Kami bangga menajdi lulusan Proflight pilot school, ini bukanlah akhir, tapi merupakan awal dari sebuah perjalanan kita,”
terangnya bangga. (Fjn)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker