A350 Singapore

Infopenerbangan,- Dalam rangka pemotongan biaya agar bisa bertahan ditengah persaingan dengan maskapai lainnya, Singapore Airlines menawarkan cuti di luar tanggungan untuk para kru kabin maskapai tersebut.

Singapore Airlines dikabarkan telah mengalami krisis dan merugi sejak kuartal keempat tahun terakhir. Namun, mereka menolak opsi pemotongan karyawan untuk mengatasi masalah itu. Perusahaan tersebut memilih untuk memberi tawaran cuti tanpa bayaran di bulan September dan November tahun ini, karena kelebihan kru.

“Singapore Airlines berencana untuk menawarkan opsi tersebut dari waktu ke waktu, di masa depan,” kata seorang Jurubicara.

Maskapai ini juga mengatakan sejumlah dari 8.200 jumlah kru pesawat telah menerima tawaran tersebut. Namun mereka tidak ingin menyebutkan jumlah ekspektasi yang mereka inginkan ikut menerima tawaran ini. Tawaran semacam ini terakhir dilakukan pada tahun 2009, setelah krisis keuangan global.

Maskapai asal Singapura ini telah lama berjuang agar bisa bertahan bersaing dengan maskapai berbiaya murah di Asia dan Timur Tengah. SIA juga menyediakan pesawat modern dan layanan dengan kualitas terbaik.

Analis penerbangan Shukor Yusof dari Endau Analytics menilai tawaran ini merupakan sinyal bahwa maskapai itu kian sulit untuk bertahan.

“Segmen bisnis (Singapore Airlines) telah terpukul keras dan penumpang lebih banyak beralih ke maskapai berbiaya rendah,” kata Yusof. (*/NP)

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here