DomestikHot NewsNews

Tingkatkan Pergerakan Pesawat, AirNav Kembangkan RET di Bandara Bali

Infopenerbangan,- Untuk mengakomodasi lebih banyak pergerakan pesawat di bandar udara (bandara) Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan (LPPNP) alias AirNav Indonesia cabang Denpasar Bali berencana mengembangkan Rapid Exit Taxiway (RET).

RET adalah jalan penghubung landas pacu dengan rancangan sudut yang tajam. Itu akan membuat pesawat yang mendarat dapat segera keluar dari landasan pacu pada tingkat kecepatan yang masih cukup tinggi untuk masuk ke apron atau pelataran parkir pesawat.

Saat ini, dua RET yang ada bisa melayani 27 pergerakan pesawat terbang selama satu jam. Jika ditambah, maka paling tidak 30 pergerakan pesawat terbang sejam bisa terjadi.

Pada angka 27 pergerakan pesawat terbang sejam saja, menjadikan Bandara Internasional Ngurah Rai sebagai bandara komersial tersibuk di Indonesia. Hampir tiap dua menit ada pesawat terbang yang mendarat atau lepas landas di landasan pacu berazimuth 270-90 itu.

General Manajer LPPNP Indonesia Cabang Denpasar Bali, Maskon Humawan mengatakan RET akan dikembangkan untuk mendukung target Kemenpar yang kekurangan 2 juta seat tahun ini.

“RET itu akan mengakomadasi penambahan penerbangan dari luar negeri. Banyak yang minta masuk ke Bali kalau infrastruktur RET itu bisa ditambah,” kata Maskon Humawan di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Selasa (4/7).

“RET ini dibuat khusus agar pesawat keluar dari landasan secara cepat. Begitu mendarat dengan kecepatan tinggi, pesawat terbang masih bisa keluar. Kalau sekarang, berhenti pelan-pelan,” katanya.

Dengan masuk ke apron pesawat secara pelan-pelan itu, lanjut dia, maka membuat pergerakan pesawat terbang di landas pacu terbatas. Sedangkan pesawat terbang yang akan mendarat dan tinggal landas cukup banyak. (*/Fjn)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker