Sensasi Berenang Dalam Gua di Green Canyon
Meski identik dengan laut dan pantainya, Pangandaran memiliki kekayaan alam lain yang rugi kalau dilewatkan. Salah satunya, Green Canyon yang digandrungi penggemar olah raga ekstrim.
Sejak dilanda gelombang tsunami pada Juli 2006, Pangandaran giat berbenah. Kini fasilitas pendukung pariwisata seperti hotel, penginapan dan restoran telah kembali berdiri. Sepertinya warga Pangandaran sadar betul potensi wisata alam yang mereka miliki. Tidak ingin lama-lama hidup dalam trauma pasca tsunami, roda perekonomian Pangandaran telah kembali berjalan normal.
Nama Pangandaran sendiri berasal dari kata ‘pangan’ yang artinya makanan,serta kata ‘daran’ yang artinya pendatang. Maka Pangandaran dapat diartikan sumber makanan bagi para pendatang. Dahulunya, para nelayan pendatang memilih menetap di Pangandaran karena lautnya yang kaya akan ikan.
Awalnya Pangandaran dikenal oleh wisatawan domestik yang ingin berlibur di pinggir laut. Para petualang alam yang mengeksplor keindahan alam menemukan kalau masih banyak potensi alamnya yang layak dikunjungi. Salah satunya adalah Green Canyon. Mengapa diberi nama Green Canyon? Karena arsitektur alam disini yang mirip Grand Canyon yang ada di Amerika Serikat. Nama aslinya sendiri adalah Cukang Taneuh atau jembatan tanah karena di atas ngarai ada jembatan tanah yang biasa digunakan penduduk asli menuju wilayah pertanian meeka.
Green Canyon terletak di Desa Kertayasa, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Dari Jakarta menghabiskan waktu sekitar 8 jam dengan mobil pribadi atau bisa pula dicapai dengan kendaraan umum dari terminal Pangandaran menuju terminal Cijulang. Perjalanan menuju Green Canyon kemudian diteruskan dengan perahu yang banyak tersedia di dermaga Ciseureuh menyusuri sungai Cijulang.
Kedatangan Anda akan disambut oleh gerbang berupa tebing-tebing yang disusul oleh tirai air dari celah-celah tebing. Airnya yang kehijauan akan mengundang Anda untuk terjun ke dalamnya. Tapi sebaiknya Anda mengenakan jaket pengaman karena Anda akan berenang melawan arus bawah. Setelah berenang kurang lebih selama 15 menit Anda akan sampai di ujung Green Canyon. Anda bisa terjun lagi dan berenang bersama arus kembali ke arah datang Anda.
Berenang menyusuri Green Canyon memang membutuhkan nyali besar dan tenaga cukup banyak. Maka ada baiknya sebelum datang ke sini, persiapkan dulu fisik Anda. Paket wisata ke Green Canyon biasanya menyertakan jaket pengaman dan pemandu serta biaya sewa perahu. Waktu yang paling pas mengunjungi Green Canyon adalah pada musim kemarau saat arus tidak terlalu deras dan airnya berwarna hijau. Jangan lupa siapkan pakaian ganti dan sendal gunung karena bebatuan di Green Canyon yang licin, serta makanan dan minuman pribadi karena tidak ada penjual makanan atau minuman di lokasi ini.

Belum ada komentar.